Situ Patenggang Keindahan Panorama Alam Bandung

Salah satu resor terkemuka terletak kurang dari 1 jam melalui jalan darat ke selatan kota. Sisi timur danau adalah hutan sejuk yang memiliki suhu rata-rata 10 derajat Celcius dan sering berkabut sepanjang hari. Perkebunan teh yang subur, menjangkau jauh ke barat dan selatan, berbatasan dengan sisi utara.

Dari Sumber Air Panas Cimanggu, hanya 30 menit berkendara melalui perkebunan teh. Ini adalah situs yang indah untuk berperahu, danau terlihat karpet hijau, dan perkebunan teh mengelilingi danau. Danau Patengan adalah tempat yang sangat populer bagi orang Indonesia pada hari Minggu dan hari libur nasional.

Lokasinya berada di kawasan wisata Ciwidey, 47 kilometer dari Bandung ke Selatan, dan lokasinya berada di area perkebunan teh Rancabali. Situs pariwisata ini baik untuk keluarga karena menawarkan kolam renang air panas, restoran, taman rekreasi untuk anak-anak, dan bungalo serta fasilitas pendukung lainnya.

Situ Patenggang atau Situ Patengan, yang terletak di Ciwidey, Wilayah Bandung, adalah sebuah danau dan terkenal dengan mitos mereka. Tapi yang membuat saya terpesona adalah perkebunan teh hijau yang luas di sebelah danau. Rasanya seperti berada di pabrik Willy Wonka, Anda tahu di mana semuanya bisa dimakan. Yang membuat saya sedih adalah cuaca mendung dan hujan. Untung saya bisa memotret sebelum hujan.

Anda mungkin bisa melihat perahu dan sepeda air seperti angsa. Anda harus berjalan melewati penjual di sepanjang jalan dan kemudian Anda bisa pergi ke pulau kecil (tetapi masih terhubung dengan tanah utama) dan orang-orang akan mulai menawarkan harga untuk naik perahu mereka. Saya harus mengatakan bahwa ini adalah khas Indonesia (atau mungkin Asia Tenggara) untuk menarik perhatian wisatawan. Tip saya adalah menawar sebelum menerima harga. Minta mereka untuk menurunkan harganya.

Alasan orang naik perahu di Danau Patenggang yang indah ini (Situ berarti danau) adalah karena ada Pulau Asmara (Pulau Romansa, jika Anda menerjemahkannya secara harfiah) di tengah danau dan berbentuk seperti hati dari atas. Ada juga Batu Cinta (batu cinta) yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan. Mitos Situ Patenggang adalah bahwa tempat ini telah menjadi saksi dari dua kekasih yang pernah kehilangan satu sama lain tetapi akhirnya menemukan cara mereka untuk bersama lagi.

Di pulau yang melekat pada daratan utama (bukan Pulau Asmara), orang-orang berpiknik. Beberapa yang lain sedang naik perahu untuk mengelilingi danau atau sekadar mengagumi danau dan pepohonan tinggi yang mengelilingi Anda. Tempat ini bisa jauh jika dari pusat kota Bandung, tetapi itu benar-benar sepadan dengan waktu.